Lapindo

Lumpur Panas Lapindo
Agustus, 16 2005

Banyak media masa cetak maupun elektronik yang mengangkat masalah Lumpur Panas Lapindo. Pagi itu penulis melewati jalur Tol Surabaya-Malang dan tentunya dapat melihat dengan jelas dan dekat (50 M) dari lokasi Lumpur panas, Benar, Bagikan lautan lumpur karena jarak pandang hanya di penuhi oleh lumpur yang menenggelamkan 5 desa dan baunya  yang tak sedap menyebar, entah kapan bisa di selesaikan atau mungkin bertambah mau menenggelamkan beberapa desa kembali.

Wallahu a`lam,
kurang bijak mungkin kalau menggunakan wallahu a`lam, karena kalau ditangani dengan sungguh-sungguh lumpur itu akan segera teratasi. dan tentunya sebagai hamba Allah kita berusaha dan berdoa,

Entahlah musibah yang selalu ditimpakan di indonesia ini adalah cobaan atau justru adzab. lebih baik kita instropeksi diri dan menganggap itu adalah Adzab, biar kita slalu waspada dengan apa yang telah kita lakukan keseharian, Baik sebagai makhluk pribadi yang berhubungan dengan Allah secara privat pula, atau mungkin secara sosial, derhadap keluarga, masyarakat, bangsa maupun negara.

Karena Allah tidak mungkin menghinakan suatu kaum kecuali kalu tersebut menghinakan diri mereka sendiri. Kita slalu meminta untuk di tunjukkan jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang diberi `NIKMAH`. NIKMAT dalam artian yang luas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s